Henrisetiawan’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Memahami Masalah

Saat ini saya sedang berpikir keras, kenapa anak saya suka bermain ke rumah temannya dibandingkan dengan bermain di rumah sendiri, padahal semua kebutuhannya sudah dipenuhi. Anak saya sampai menangis ketika dilarang, padahal pagi hari sudah sempat main kerumah temannya itu, namun sore hari dia kepengin untuk main lagi kesana. Ketika saya tanyakan, main apa sich disana, anak saya bilang, maen komputer seperti biasa, games dan kapal-kapalan. Namun feeling sebagai orang tua, ada something wrong yang terjadi. Saat saya desak, dia akhirnya menangis, namun satu hal yang saya pelajari, ada kehilangan saat-saat bermain dengan teman-temannya. Saat anak saya dipersilakan untuk main sepuasnya, ternyata temannya itu malahan les private sepanjang waktu.  Jadi waktu untuk bermain yang biasanya dilakukan anak saya dengan temannya itu mulai berkurang. Saat saya berpikir bahwa anak seumuran anak saya seharusnya banyak main, malahan keliru, karena ternyata teman-temannya semua pada les private dan sibuk dengan agenda yang lebih heboh dibandingkan saya dikantor.Ternyata kehidupan anak sekarang sudah berbeda, dari kecil sudah di pacu untuk belajar dan belajar, saat bermain makin kurang. Dan memang betul, anak saya sekalipun tidak pernah mendapatkan nilai dibawah 8, dengan rata-rata kelas diatas 8, masuk sebagai rangking paling rendah. Kalau sudah begini, sebagai orang tua, apakah saya harus memacu anak saya, atau membiarkan dia berkembang apa adanya ? 

Maret 3, 2008 - Ditulis oleh henrisetiawan | Tidak terkategori | | & Komentar

& Komentar »

  1. Henry… coba ikut NLP… ada cara PACING ke anak yang menjadikan si anak merasa dipaham dan diterima.. yang akhirnya trust ke dirimu.. dan menjadikanmu sebagai tempat curahan hati… coba deh.. soalnya aku baru pelatihan ini… hihihihi…

    Kontak Wiwoho.. di indonlp.com

    Komentar oleh Honey | Maret 6, 2008 | Balas

  2. saya juga punya masalah yg sama mas…..dan sampai sekarang masih bingung gimana solusinya.
    Aak saya tidak les apa pun, karena menurut saya dunia SD itu masih dunia bermain, tp dia ngk punya temen di rumah, karena temen2 yg lain pada les privat.

    Komentar oleh maiko | Juli 28, 2008 | Balas


Tinggalkan komentar