Operator seluler XL pada tahun ini menargetkan pertumbuhan layanan data mencapai 10 persen. Dimana pada tahun 2009 lalu dari total pendapatan XL sebesar Rp 13,8 triliun. Dari jumlah itu sekitar 96 persen masih dominan dari Voice dan SMS. “Kami yakin, dengan berbagai program yang ada, XL bisa mencapai No 2,” kata Hasnul Suhaimi President Direktur XL saat peluncuran program internet sehat di Bandung Jawa Barat, Jumat (23/4).
Ia menyatakan, investasi perusahaan telekomunikasi ini sejak tiga tahun lalu terus meningkat. Paling tidak selama tiga tahun belakangan investasi yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 23 triliun.
Dari hasil investasi tersebut, XL membukukan pertumbuhan traffik mencapai 30 kali lipat, pertumbuhan pendapatan 2 kali lipat, dan pertumbuhan pelanggan 2 kali lipat. Dan marjin dari 39 persen pada tahun 2008 menjadi 45 persen pada tahun 2009.
Hasnul menegaskan, pada tahun ini PT XL Axianta fokus pada penguatan infrastuktur layanan bagi 10 juta pelanggan XL yang sudah ada. “Wilayah timur sangat potensial untuk berkembang, tapi diwilayah timur alat yang harus digunakan adalah satelit beda dengan wilayah baray bisa memakai serat optik,” ujarnya.
Pada tahun 2010 ini, perusahaan yang mayoritas sahamnya di kuasai Axianta Group Berhand ini mengalokasikan sekitar Rp 4 triliun untuk investasi. Dimana sekitar 25 persenya akan digunakan dalam penguatan infrastuktur layanan data.