Prospek dan Target Bisnis Konten TELKOM
PT Telkom Tbk mempersiapkan diri untuk terjun total ke bisnis konten. Hal ini dilakukan demi mengikuti kecenderungan di industri telekomunikasi.
Tren yang terjadi saat ini, nilai bisnis dari penguasaan infrastruktur jaringan telekomunikasi cenderung turun. Sementara bisnis dari pemanfaatan nilai informasi justru meningkat. Telkom lebih fokus pada bisnis telekomunikasi. Di sisi lain apresiasi pengguna terhadap konten makin tinggi. Sekarang ini, eranya itu industri kreatif dan konseptual. Eranya para kreator dengan pendekatan empati, kalau Telkom mau unggul ke depan harus mengikuti.
Langkah awalnya, Telkom akan mendistribusikan konten dari Indonesia Digital Community (Indigo). Ke depannya, komunitas lain bisa jadi akan dijaring, tidak menutup kemungkinan Telkom memproduksi konten sendiri.
Tahun ini nilai bisnis konten mencapai sekitar Rp 2 triliun di Indonesia. Dari nilai itu, diperkirakan TELKOM hanya mendapatkan 2 persen. Dengan mulai memasuki bisnis konten, Telkom mengincar 20-30 persen dari nilai bisnis konten di Indonesia pada 2012.
Masa Depan Content
Sambil browsing seharian mencari idea-idea baru, kesasar dalam wahana blogger, ternyata cukup menarik akses content ini, selain blogger sekarang sudah sangat kreatif (lihat website berikut : www.geocities.com/lofriman.rm/ atau www.geocities.com/lofriman/) ada beberapa hal yang sangat bermanfaat untuk knowledge kita semua seperti blogger dari salatiga Romi Satria Wahono dengan blog-nya – http://romisatriawahono.net. sebagai salah satu media untuk melihat perkembangan dunia IT, telekomunikasi maupun sekedar belajar.
Kemunculan blogger memicu beberapa idea baru yang sebenarnya ga pernah kepikir sama sekali seperti Kronologger. kronologger.com adalah layanan micro-blogging, yaitu aktivitas ngeblog dengan posting-posting singkat yang menceritakan apa yang sedang Anda kerjakan; di mana; dengan siapa; mengapa; dan bagaimana kejadian atau peristiwa berlangsung. Semacam pengalaman dan observasi singkat on the spot. Jadi statusnya ‘almost real-time’. Karena micro-blogging juga dikenal dengan istilah mobile-blogging, maka posting kronologger.com akan lebih asyik dilakukan secara mobile pula; pakai ponsel atau PDA, misalnya. Cukup gunakan alamat kronologger.com/gprs, Anda akan dengan mudah membaca atau mengirim posting kron baru lewat ponsel: selain servernya yang memang berada di Indonesia, aplikasi di kronologger.com sudah didesain ramah browser telepon genggam. Hai coba cek aktivitas teman anda melalui ponsel di http://namatemananda.kronologger.com/gprs.
Jadi sebenarnya kalau kita lihat content akan berkembang dengan pesatnya, dimana akses bukan lagi sekedar untuk internet dan browsing, namun lebih unik lagi karena personal dan sharing experience menjadi kasanah utama untuk berbagi.
Mengambil pemikiran dari fakta tersebut, sebenarnya TELKOM saat ini sudah dalam kondisi harus bisa menyiapkan diri untuk menghadapi perkembangan ini semua, pada Surfer tidak lagi melihat akses menggunakan apa, asalkan mereka senantiasa bisa koneksi online. Dan ini merupakan peluang yang sangat besar bagi bisnis TELKOM.
Satu hal lagi yang menjadi pertimbangan, coba akses http://boleh.com dimana apa yang dijual adalah hanya khayalan dengan virtual store yang terbungkus dengan beragam idea baru seperti avatar, voucher, community yang terhubung dalam bentuk Game Online seperti Xian, Gunbound etc, saat ini diklaim telah mencapai komunitas sebesar 25 juta (lebih banyak dari line Fixed Line TELKOM) dan terus berkembang.
Oleh karena itu, dari sisi Riset Bisnis sudah waktunya untuk memikirkan dan memberikan idea-idea baru mengenai apa yang harus disiapkan oleh TELKOM bukan hanya dari segi infrastruktur namun suatu kajian kedepan, kira-kira apa saja yang bisa di-drive oleh TELKOM sebagai THIRD WAVE of REVENUE GENERATOR.
Mungkin acara ngumpul di Kafe perlu sebagai agenda rutin RDC, sebagai ajang untuk ngobrol dan melihat kondisi saat ini bagaimana suatu trend itu terbentuk hanya karena Melsa.Net mengeluarkan Hotspot gratis ?
-
Arsip
- Oktober 2008 (8)
- Maret 2008 (3)
- Januari 2008 (1)
- November 2007 (5)
- Oktober 2007 (3)
- September 2007 (18)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS