Bakrie Telecom – MVNO   Leave a comment

Meski sudah memiliki lisensi nasional, Bakrie Telecom tetap mengharapkan kerjasama dalam bentuk mobile virtual network operator (MVNO).

Hal itu diungkapkan Rakhmat Junaedi, Direktur Corporate Services Bakrie Telecom, saat dihubungi detikINET, Rabu (13/12/2006). “Itu (MVNO-red) kita akan membicarakan lagi dengan Indosat. Masalahnya bukan kita lisensi nasional, tapi soal penghematan investasi,” tutur Rakhmat.


Rakhmat mengatakan Bakrie juga masih membuka diri untuk kerjasama MVNO dengan pihak lain. “Kami masih open kok untuk mereka, juga untuk semua operator lainnya yang mau kerjasama MVNO,” ia menambahkan.


Bakrie mendapatkan lisensi nasional setelah pemerintah melakukan penataan ulang pada frekuensi 800 MHz, Selasa (12/12/2006). Sebelumnya sempat diisukan bahwa keinginan Bakrie kerjasama MVNO dengan Indosat adalah demi menikmati lisensi nasional.


Penataan ulang 800 MHz disahkan melalui Keputusan Menteri No. 181/KEP/M.KOMINFO/12/2006 tertanggal 12 Desember 2006. Dalam keputusan itu PT Bakrie Telecom memperoleh 3 kanal secara nasional, yaitu nomor kanal 37, 78 dan 119. Rakhmat mengatakan kanal tersebut tepatnya berada pada 825 Mhz.

Dalam KM tersebut pemerintah juga memberikan 3 kanal nasional pada PT Telkom (201, 242 dan 283), 4 kanal pada Mobile-8 Group (384, 425, 466 dan 507 untuk Komselindo, Metrosel dan Telesera), serta 2 kanal pada PT. Indosat (589 dan 630).

“Operator (yang mendapat lisensi nasional-red) dalam waktu maksimal 3 bulan setelah keputusan itu harus menyesuaikan izin penyelenggaraan, rencana pembangunan, dan penggunaan spektrum,” tutur Rakhmat.


Rakhmat mengatakan lisensi nasional ini berarti Bakrie bisa memperluas area Esia dan Wifone ke seluruh nusantara. Untuk tahap awal Bakrie akan menggeber layanan di kota-kota besar, namun Rakhmat belum bisa merinci.

Saat ini hingga pekan depan Bakrie menurut Rakhmat sedang menyiapkan rencana terkait lisensi nasional tersebut. Banyak hal yang menurut Rakhmat akan dikaji, termasuk belanja modal (Capital Expenditure/Capex), target pasar, tarif, dan program promosi.

Posted September 12, 2007 by K-K-K in Warung Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: