First Media – An Overview   2 comments

First Media meluncurkan layanan informasi bernama ‘3TriplePlay’. Hal ini terdiri dari Fastnet (akses internet broadband), Homecable (sambungan televisi kabel berlangganan) dan Datacomm (layanan data komunikasi untuk korporasi).

Fastnet menawarkan lima rentang kecepatan mulai 384 kbps hingga 3 Mbps. “Saat ini sudah ada 20 ribu pelanggan, “ kata Robert F. Feliciano, CEO PT First Media Tbk kepada pers pada Sabtu (8/9) lalu. Kini jaringan digital kabel serat optik First Media hanya mencakup Jakarta dan sekitarnya, Surabaya serta Denpasar. Dengan begitu permintaan berlangganan dilayani apabila belum ada jaringan kabel dalam lintasan tersebut.

“Saat ini jaringan kabel optik kita sudah mencapai lima ribu kilometer, “ ujar Harianda Noerlan, direktur PT First Media Tbk. Harianda memprediksi internet digunakan 20 juta orang di Indonesia. Namun dari angka itu hanya 2 juta berlangganan di rumah. Artinya, sebanyak 18 juta pengguna internet menjadi pasar potensial.

 

First Media memulai persaingan bisnis di era internet melalui jalur broadband dengan menghadirkan berbagai macam layanan namun mereka jelas-jelas menyatakan tidak akan bermain di jalur wireless.

Berkat bantuan dana suntikan dari Group Lippo sebesar USD650 juta, First Media merasa optimis mampu merajai pasar, khususnya dalam layanan internet broadband. “Pasarnya masih terbuka luas. Dari sekitar 18 juta pengguna internet hanya 2 juta yang jelas-jelas berlangganan, lainnya hanya berhasil menggunakan internet di kantor atau kafe yang menyediakan free access,” ujar Director First Media, Harianda Noerlan, saat peluncuran Triple Play First Media, di Kemang Village Jakarta, Sabtu (8/9/2007).

Hampir semua layanan First Media dilengkapi dengan bantuan koneksi fiber optik. Selain internet broadband juga terdapat home cable, TV kabel digital, dan komunikasi data. Hari juga mengatakan bahwa koneksi kabel optik akan terus menjadi kekuatan First Media. Bahkan, lanjutnya, perusahaan yang dulu bernama Broadband Multimedia ini tidak tertarik untuk bermain di pasar wireless walaupun era wimax akan datang sebentar lagi.

“Kami rasa wireless memiliki pasar sendiri dan itu bukan pasar kami. Biar perusahaan lain saja yang bermain di situ, kami akan tetap fokus di sini (fiber optik),” ujar Hari. Pernyataan ini juga diperkuat Hari dengan menyebut sebuah data survey yang pernah ia baca di sebuah media yang mengatakan bahwa inevstasi sebesar USD1,8 miliar akan mengucur ke koneksi kabel optik pada masa yang akan datang. Dana tersebut mayoritas akan berasal dari perusahaan internasional. “Ini merupakan bukti bahwa koneksi kabel malah akan lebih berkuasa di banding wireless,” tegas Hari. Sayangnya Hari tidak menyatakan secara jelas sumber survey dan media yang mengeluarkan pernyataan tersebut.

Lagipula, tambah Hari, koneksi kabel memiliki kualitas yang lebih terjamin dari wireless. “Bandingkan saja. Kualitas kabel pasti lebih terjamin dibanding wireless karena fiber optik lebih efisien, jaringannya lebih stabil karena tidak rentan gangguan cuaca dan tidak terpengaruh satelit,” tandasnya.

Untuk itu Hari mengharapkan pertumbuhan pelanggan First Media akan bertambah 15.000 setiap bulannya.

Posted September 12, 2007 by K-K-K in Warung Kopi

2 responses to “First Media – An Overview

Subscribe to comments with RSS.

  1. Dimana saya bisa contact first media ini?

  2. Kalo mau berlangganan first media gimana caranya???
    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: