Telkomsel memang OK!   Leave a comment

Telkomsel menawarkan skema tarif alternatif kepada pelanggan Simpati yang menginginkan percakapan telepon sepuasnya ke pelanggan antarsesama jaringan. Namun untuk mendapatkan benefit itu, pelanggan Simpati harus rela dipotong pulsanya sebanyak Rp 25 ribu jika ingin bisa menelepon sepuasnya sejak pukul 07.00 hingga 22.00 di hari yang sama. Begitupun untuk hari-hari selanjutnya, pelanggan Simpati cukup mengetik Talkmania dan mengirimkan SMS aktivasinya ke nomor 8999, di mana setiap harinya Telkomsel memberikan kesempatan bagi 100.000 pendaftar pertama untuk menikmati layanan ini.

Seiring dimulainya program promosi ‘bebas telepon’ yang berlaku 27 September hingga 26 Oktober 2007, Telkomsel juga mengumumkan perpanjangan Bonus Bicara dan SMS hingga tahun depan, 31 Januari 2008. Bahkan kini pelanggan bisa memakai bonusnya dengan durasi tiga jam lebih lama dari sebelumnya, yakni jam 10 malam hingga 10 pagi.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa angka ARPU dari GSM mulai turun hanya tinggal 60K, hal ini didorong dari kondisi kompetisi yang begitu pesat perkembangannya. Perang harga tidak bisa dihindari lagi sehingga pelanggan semakin dimanjakan dengan penurunan harga, dan tentunya hal ini harus bisa diantisipasi dengan dini.

Telkomsel mengeluarkan promosi ‘bebas bicara’ merupakan salah satu strategi yang sangat menarik, dengan strategi ini, maka pelanggan terutama pelanggan Simpati diberikan suatu cara baru dalam menentukan kapan mereka akan memakai telepon-nya. Dengan strategi bebas bicara, dengan 25K/hari, pelanggan Simpati akan mendapatkan kemudahan tanpa ditentukan lagi waktu sibuk atau berapa lama menelpon.

Hal ini sesuai dengan salah satu strategi yang banyak diusulkan untuk peningkatan revenue dari suatu produk, yaitu:

Maksimalkan pelanggan yang sudah ada dengan jalan:

Meningkatkan FREKUENSI pembelian dari pelanggan.

Frequent Call

Service bukan price

Mempererat hubungan dengan customer

Meningkatkan KUANTITAS pembelian dari pelanggan.

Bundling Services – add more.

Salesmanship – offering more.

Meningkatkan VALUE (Rp) pembelian dari pelanggan.

Kombinasi dari program diatas.

Kenapa Simpati, sudah jelas karena pemakaian terbanyak dari GSM di Indonesia masih dipegang oleh Telkomsel dengan Simpatinya. Hal ini mendorong dari segi volume. Dan bila dilihat dari revenue yang diperoleh akan terjadi peningkatan yang cukup signifikan, yaitu dari ARPU 60K meningkat pesat menjadi 750K (25K/hari x 30). Disini terlihat bahwa Telkomsel benar-benar memperhatikan segmentasi pasar dan melihat kondisi persaingan yang ada dimana terjadi perebutan mind share pelanggan pra-bayar GSM dengan jor-joran di harga, namun kecerdikan dari Telkomsel, sekalipun terkesan memotong harga, sesungguhnya adalah usaha peningkatan ARPU yang dilakukan, disamping peningkatan frequenly usage (dengan membuat bebas bicara per hari).

Strategi marketing semacam ini sebenarnya sangat bagus, dimana beberapa keuntungan bisa diperoleh:

1. Peningkatan ARPU

2. Peningkatan usage / traffik

3. Peningkatan jumlah customer

4. Peningkatan loyalitas pelanggan

5. Peningkatan citra perusahaan.

Dari sini banyak hal yang bisa diambil pelajaran bahwa, dengan melihat kekuatan internal, maka kita bisa menentukan strategi untuk menghadapi kompetisi.

Bravo Telkomsel.

Posted September 28, 2007 by K-K-K in Tidak terkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: