Berpikir Positif   Leave a comment

Kemarin adalah hari yang sangat menyebalkan, biasa hari Kamis kataku. Entah mengapa, setiap kali hari Kamis datang, maka ada beberapa hal yang tidak berkenan di hati muncul dalam kehidupanku. Pagi hari sudah ada masalah dengan kerjaan sehari-hari, yaitu tidak ada kerjaan sama sekali. Email kosong, tidak ada tugas dan yang paling parah adalah tidak tahu harus ngapain. Siang hari muncul masalah kedua, saat temanku menginformasikan bahwa project yang sudah dijalani selama 1 tahun lepas dari tangan. Ini yang semakin membuat kepala sakit. Tambah lagi sore hari ketika ketemu teman yang lain mengatakan bahwa prinsipal tidak lagi bisa mensupport, karena dianggapnya project yang akan dijalankan terlalu kecil dan tidak memberikan margin yang menguntungkan. Gila ndak sich, project 5 juta dollar masih dianggap tidak fisible…dimana sich project yang sebesar itu dengan margin 20% dianggap tidak profit ? Dan yang terakhir adalah malam hari, saat nyonya rumah marah karena pulang kemalaman, padahal sudah diinformasikan bahwa ada dinner meeting, tapi yang bersangkutan tidak mau tahu, perang mulutlah malam itu sampai anak-anak terbangun. Lengkap sudah penderitaan dan permasalahan yang muncul hari itu.

Back to the title, berpikir positif, ada yang memberikan nasihat sederhana, apapun yang terjadi pasti ada hikmatnya. Suatu pemikiran yang sangat sederhana, dimana pemikiran ini muncul dari seseorang yang tidak tahu akar permasalahannya. Mengingatkan tapi juga menyebalkan. Kesalahan fatal dari miss interpreter yang menyebabkan saya berpikir, apakah harus begitu naif-nya. Kegagalan tuch harus dievaluasi, dimana salahnya dan apa penyebabnya bukan untuk direnungin hikmat-nya.

Saat ini kegagalan menimbulkan permasalahan yang terjadi, saat itu tidak pernah berpikir bahwa efek domino selalu hadir dalam kehidupan kita. Pengaruh dari suatu yang kita kerjakan akan mempengaruhi kerjaan yang lain. Semua ini adalah permasalahan sederhana yang menyebabkan munculnya masalah besar.

Kalau dilihat satu persatu, permasalahan pagi hari, dimana tidak ada kerjaan, adalah karena salah penempatan dimana kompetensi yang sebenarnya tidak muncul karena tidak pada posisi yang tepat, namun hal ini tidak bisa dihindari. Kesalahan akibat meremehkan someone, menyebabkan harus pindah posisi. Someone yang tidak pernah dilihat ternyata merupakan master mind dari semua kejadian yang menjadikan harus pindah. Someone ini pula yang mengatur agar project yang sedang dikerjakan bisa diambil alih, diatur sedemikian rupa sehingga bisa dialihkan secara halus kedalam tangannya. Setelah itu dia masukan rekanan yang dianggap pantas memberikan benefit untuk diatur memenangkan project ini. Suatu pemikiran yang sangat cerdik, karena kebetulan dia bisa terlibat dalam pengetesan dan pemilihan, seandainya ada aku, tidak mungkin dia bisa mengatur hal tersebut. Suatu pemikiran yang brilian, tidak menghadapi langsung musuh yang kuat. Memang langkah ini sangat tepat, dengan dorongan kebutuhan untuk mendapatkan dukungan politik, dukungan finansial serta mendapatkan kedudukan yang lebih baik, tidak ada masalah untuk menyikat lawan-lawannya. Someone yang begitu baik dimata orang-orang, dibelakangnya merupakan rubah berbulu domba. Cerdik tak terkira, namun memiliki kekejian yang luar biasa.

Cara ini juga memberikan benefit lain, yaitu mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi, karya orang lain diakui sebagai karyanya, entah sadar atau tidak, kemudian mengatur agar lawan-lawan politiknya untuk mendapatkan kedudukan disingkirkan satu demi satu mengandalkan kedekatan dengan Number 1. Suatu karya yang sangat luar biasa dan diluar dugaan, namun sangat efektif.

Inilah sumber kegagalan yang terjadi kemarin, saat kita sedang berada dipuncak, terkadang kita tidak pernah mengamati bawah atau samping kita. Kecenderungan untuk selalu melihat keatas agar bisa mencapai puncak tersebut menyebabkan kita tidak waspada, saat dijatuhkan orang lain.

Berpikir positif adalah suatu hal yang perlu dilakukan saat ini, bila kita merasa bahwa kita punya potensi, maka beberapa pelajaran berharga ini perlu disadari bahwa, saat kita mengarahkan mata kita menuju puncak, perlu disadari bahwa dibawah kita atau samping kita akan siap menerkam menjatuhkan kita. This is life and life is competition.

Posted Oktober 5, 2007 by K-K-K in Warung Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: