Memahami Masalah   2 comments

Saat ini saya sedang berpikir keras, kenapa anak saya suka bermain ke rumah temannya dibandingkan dengan bermain di rumah sendiri, padahal semua kebutuhannya sudah dipenuhi. Anak saya sampai menangis ketika dilarang, padahal pagi hari sudah sempat main kerumah temannya itu, namun sore hari dia kepengin untuk main lagi kesana. Ketika saya tanyakan, main apa sich disana, anak saya bilang, maen komputer seperti biasa, games dan kapal-kapalan. Namun feeling sebagai orang tua, ada something wrong yang terjadi. Saat saya desak, dia akhirnya menangis, namun satu hal yang saya pelajari, ada kehilangan saat-saat bermain dengan teman-temannya. Saat anak saya dipersilakan untuk main sepuasnya, ternyata temannya itu malahan les private sepanjang waktu.  Jadi waktu untuk bermain yang biasanya dilakukan anak saya dengan temannya itu mulai berkurang. Saat saya berpikir bahwa anak seumuran anak saya seharusnya banyak main, malahan keliru, karena ternyata teman-temannya semua pada les private dan sibuk dengan agenda yang lebih heboh dibandingkan saya dikantor.Ternyata kehidupan anak sekarang sudah berbeda, dari kecil sudah di pacu untuk belajar dan belajar, saat bermain makin kurang. Dan memang betul, anak saya sekalipun tidak pernah mendapatkan nilai dibawah 8, dengan rata-rata kelas diatas 8, masuk sebagai rangking paling rendah. Kalau sudah begini, sebagai orang tua, apakah saya harus memacu anak saya, atau membiarkan dia berkembang apa adanya ? 

Posted Maret 3, 2008 by K-K-K in Tidak terkategori

2 responses to “Memahami Masalah

Subscribe to comments with RSS.

  1. Henry… coba ikut NLP… ada cara PACING ke anak yang menjadikan si anak merasa dipaham dan diterima.. yang akhirnya trust ke dirimu.. dan menjadikanmu sebagai tempat curahan hati… coba deh.. soalnya aku baru pelatihan ini… hihihihi…

    Kontak Wiwoho.. di indonlp.com

  2. saya juga punya masalah yg sama mas…..dan sampai sekarang masih bingung gimana solusinya.
    Aak saya tidak les apa pun, karena menurut saya dunia SD itu masih dunia bermain, tp dia ngk punya temen di rumah, karena temen2 yg lain pada les privat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: